terpukul terkulai lemah dalam hentakkan jiwa-jiwa yang merona di dalam kalbu. kejanggalan firasat yang menyayat dalam liukan taufan. menyabrangi samudra hati, membelah malam. termenung dalam kegelapan. o… mawar, kemana engkau lari.. kucari dalam semak belukar di tepian sungai gangga. tersisa dalam jemu mempekerjakan hajat merangkul galagasi. terimakasih Tuhan, di tanganMu ku bernafas hingga pergi jauh ke awan. (bukhori Al Jauhari, 2008)
Agustus 22, 2008
2 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
hebat oi…
Komentar oleh sipjazz — Agustus 22, 2008 @ 2:42 pm
ayo sinau maneh. sekarang saya no hp n jadi freeman.
Komentar oleh sipjazz — Desember 24, 2008 @ 8:31 pm